Apakah Anda pernah menjadi pembawa acara/ master of ceremony (MC) dalam sebuah pertemuan? Suatu saat mungkin Anda ditugasi oleh sekolah maupun organisasi/ Instansi di daerah Anda untuk memandu sebuah acara. Misalnya kalau di RSBI SMPN 1 Kertosono pada acara Lepas Pisah/ Perpisahan kelas IX dengan kelas VII dan VII. Pasti pada acara ini berpasangan dua siswa ditunjuk menjadi MC.Sukses tidaknya acara tersebut, salah satunya, ditentukan oleh kemahiran pembawa acara dalam membawakan acara.
Membawakan acara adalah menyampaikan susunan acara kepada peserta atau hadirin yang mengikuti acara. Dalam membawakan acara, kita harus dapat menyesuaikan sikap kita terhadap acara yang sedang dijalani. Artinya, kita dapat membedakan sikap saat membawakan acara yang sifatnya gembira, sedih, khidmat, dsb. Juga harus bisa membedakan acara itu resmi atau santai ataupun perpaduan keduanya.
Membacakan acara harus dilakukan dengan baik. Seperti dikatakan di atas, terkadang, sebuah kesuksesan acara ditentukan oleh seorang pembawa acara. Apabila ditugasi menjadi pembawa acara/ MC, tugas kita ialah membuka acara, memandu jalannya acara agar berjalan lancar dari awal sampai akhir, dan menutup acara tersebut. Maka dari itu, dalam membawakan sebuah acara perlu memerhatikan beberapa hal.
Hal-hal yang perlu kamu perhatikan apabila menjadi pembawa acara, di antaranya, sebagai berikut. 1. Pelajari terlebih dahulu susunan acara yang akan dilalui.
2. Sesuaikan penampilanmu dengan konteks acara. Acara itu bersifat resmi atau santai, siapa sajakah peserta acara tersebut.
3. Gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, komunikatif, serta santun.
4. Mengucapkan salam, ucapan terima kasih, serta sapaan dengan tepat.
3. Menyampaikan acara sesuai urutan acara dengan benar.
4. Menumbuhkan kesan berkomunikasi dengan hadirin atau peserta.
5. Menerapkan intonasi dan artikulasi yang tepat.
Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, kita tentu akan dapat membawakan acara dengan baik. Tentu saja harus ditambah dengang rasa percaya diri yang tinggi namun tidak berlebihan, kalau bisa juga wawasan yang luas, dan yang tidak kalah pentingnya pengalaman tampil sebagai latihan mengasah kemahiran menjadi MC yang handal . Semoga ulasan ini bisa bermanfaat sebagai bekal menjadi Pembawa Acara/ MC.
Semua orang tua, guru, dan siswa atau anak didik tidak ada yang menghendaki prestasi putra ataun dirinya tidak bagus. Baik itu berkaitan dengan hasil ujian maupun prestasi lainnya dalam berbagai ivent lomba. Di sini akan diulas trik belajar untuk bisa meraih prestasi dan hasil ujian yang bagus serta memuaskan. Ikuti dan praktekkan yaa!
1. Milikilah Semangat Belajar yang Tinggi Belajar seringkali dianggap momok atau hantu bagi siswa. Jangan merasa tertekan bila disuruh belajar. Hilangkan perasaan ini. Lakukanlah belajar dengan penuh semangat sebagai kegiatan yang menyenangkan. Tanamkan pada diri "Tanpa Belajar Tidak Akan Bisa serta Adalah Langka Orang Sukses dan Berprestasi Tanpa Usaha". Anggap belajar merupakan kebutuhan serta prasyarat kesuksasanmu masa sekarang dan masa mendatang
2. Ciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan
Tiap individu memiliki kebiasan belajar yang tidak sama. Lakukan belajar yang menurutmu kamu rasa paling nyaman. Kalau kamu merasa nyaman dengan belajar pakai musik, maka lakukan tetapi dengan cacatan itu membuat kamu bisa konsentrasi dan bukan sebaliknya. Namun, jika kamu merasa enjoy kalau belajar diruangan hening dan nyaman maka carilah tempat seperti itu, misalnya di kamar. Asal jangan sampai tidur lho..
3. Biasakan Belajar Secara Terarur Kalau liburan memang kamu perlu refleshing untuk penyegaran otak. Namun, pada saat hari efektif sekolah kamu harus rutinkan belajar, misalnya ambil tiap hari untuk paling tidak beberapa jam mengulang pelajaran yang telah diajarkan serta melihat jadual pelajaran besoknya dengan membaca sepintas. Lakukan ini bertahap dan jadikan kebiasaan, sehingga tiada terasa kamu lakukan tanpa paksaan siapapun.
4. Buatlah Ringkasan Masing-Masing Pelajaran Bila ini kamu lakukan tentu akan memudahkan kamu menghafalkan pelajaran itu. Beri tanda, stabilo, simbol, gambar atau apapun yang membuatmu lebih mudah mengingat materi pelajaran tersebut.
5. Latihan Soal Carilah banyak contoh soal di samping yang telah diberikan gurumu dari berbagai medi atau buku, kemudian berlatihlah mengerjakan soal-soal. Kalau soal-soal telah ada kuncinya, jangan lihat dulu kuncinya sebelum kamu mengerjakannya sendiri.
6. Cari Trik Mengerjakan Cepat Jika Ada Apasalahnya disamping cara mengerjakan ideal, kalau ada trik mengerjakan cepat atau pintas, khususnya untuk materi penghitungan. Ini maksudnya bukan jalur nyontek lho.., kamu pasti mengerti yang dimaksud di sini.
7. Jangan Tanamkan Tidak Suka Pada Suatu Pelajaran Tertentu Memang tidak bisa dipungkiri terkadang ada guru yang dalam penyampaian materi pelajaran dirasa tidak enak dan membosankan. Kalau kamu temui hal semacam ini justru jangan menjadikan tidak suka pada pelajarannya. Boleh tidak suka gurunya tetapi jangan pada pelajarannya. Usahakan sukai semua pelajaran. Jika kasus semacam ini kamu temui, kamu harus ekstra belajar lagi di rumah. Cari banyak literatur atau bahan belajar materi pelajaran tersebut, kemuadian baca dan pelajari lebih intensif. kalau perlu tanya teman dan guru lain supaya lebih pintar dalam pelajaran tersebut.
8. Jangan Banyak Bermain, Game-Gamean, Face Book-an, dsb. Kurangi aktivitas bermain-main, game-gamean, face book-an, dsb. aktifitas yang justru menjadikan kamu lupa belajar. Apalagi bila kamu akan menghadapi ivent ujian maupun lomba. Konsentrasikan pikiran menghadapi ivent tersebut. Toh nanti juga ada masa liburan. Betul tidak....?
9. Lakukan Belajar dengan Ikhlas Sebenarnya ini harus diletakkan di awal. Sebab dengan ikhlas melaksanak sesuatu pekerjaan karena Allah SWT. semata maka semua akan ringan dan dicatat sebagai amal baik dan insyaallah akan memudahkan kita meraih prestasi, hasil yang bagus, serta kesuksesan luar biasa di luar dugaan kita.
10. Bersikaplah Sopan Pada Guru dan yang Lebih Tua Tidak akan berat bila kamu biasakan slam kalau ketemu orang lain dengan bersalaman atau ucapan salam. Kalau bisa waktu bersalaman pada guru atau yang lebih tua dengat jabat tangan serta cium tangannya, anggap orang tua sendiri pasti tidak berat kok. Kemudian Sapa orang lain, kasih senyuman. Pasti wajahmu terlihat cakep. Kemudian bersikaplah sopan. Pasti akan lebih indah. Setujukan...
11. Jangan Merasa Sudah Terpintar dan Sombong
Nah... inilah yang bisa menurunkan prestasi dan kesuksesan seseorang. Lebih bagus sebaliknya sehingga mau belajar lebih giat lagi. Kan di atas langit masih ada langit.
Kalau orang masih mau berdoa berarti di tidak sombong pada penciptanya. Gimana kalau temanmu sombong kepadamu- ketika bertemu/ berpapasan tetapi tidak mau menyapamu? Itu sesama makhluk, kalau dengan Sang Pencipta juga begitu, tidak mau menyapa, memuji atau meminta, bukankah itu berarti bersikap sombong? Padahal Allah SWT telah berjanji dalam Al-Karim "Mintalah kepadaKu niscaya/ pasti kukabulkan".
13. Persiapkan Alat Tulis dan Datang 15 Menit Sebelum Ujian
Alat tulis seperti pensil, penghapus, rautan, bulpoin, alas, dsb. harus sudah dipersiapkan, karena ini merupakan alat yang paling prinsip di samping materi yang sudah dipelajari. Datang dan mempersiapkan diri 15 menit sebelum ujian bisa untuk menata psikologi waktu ujian, sehingga bisa tenang, enjoy, dan optimis dalam pelaksanaan ujian.
Okeylah kalau begitu... Itu dulu Trik yang diulas, sebenarnya masih banyak lho... Namun itu saja kalau kamu mau mempraktekkan insyaallah pasti prestasimu dan hasil ujianmua akan lebih bagus. Pada akhirnya nanti kamu bisa jadi orang yang lebih sukses. Aminn...
Liburan semester telah usai. Harusnya badan fresh kembali. Bukan sebaliknya, terbiasa libur tidak bekerja terus santai dan bermalas-malasan. Semangat...semangat... Yok kita sambut mentari pagi dengan niat dan tindakan yang positif. Hari ini harus lebih bagus dari kemarin, hari esok harus lebih bagus dari hari ini. Tuntutan profesi kita haruslah lebih profesional. Semangat kerja setelah liburan apapun harus dipulihkan kembali.Bila tidak tentu ujung-ujungnya pasti kembali pada kita, tugas banyak yang terbengkalai dan pasti ada yang dirugikan. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan agar tetap semangat kerja meski habis liburan.
1. Atur Niat Niat kerja harus ditata kembali; ibadah mencari penghidupan untuk keluarga. Bayangkan kalau tidak komit dan giat bekerja terhadap pekerjaan yang sudah rutin dilakuakan. Kemudian berimbas pada pemutusan pekerjaan alias dipecat. Bisa berapekan? Tidak hanya diri sendiri yang susah, tetapi juga keluarga tentunya. Namun, bila di awal sudah diniati bekerja giat dengn ikhlas, tentu akan terasa ringan melakuaknnya.
2. Ciptakan Target Kerja Bekerja harus punya target agar lebih semangat. Hasil pekerjaan harus maksimal dan kalau bisa harus maksimal serta lebih unggul dari orang lain. Bekerja yang profesional dan raih prestasi kerja yang bagus.
3. Tata Jadual Dengan penataan jadual kerja yang baik akan menjadikan kita disiplin kerja. palin tidak teratur kerja sesuai aturan. Dengan begitu teguran atasan tidak akan menimpa. Cap indisipliner bisa dihindari. Apalagi pemutusan hubungan kerja alias dipecat yang pesti eksesnya tentu tidak menguntungkan.
4. Hindari tidak Serius Bekerja Terlalu banyak ngobrol dengan rekan kerja sebingga tidak lekas bekerja misalnya, meskipun kangen-kangenan juga boleh tetapi sewajarnya dan tidak berlama-lama tentunya. Bukankah masih banyak waktu di luar kerja untuk ngobrol? Di samping itu facebookan, chatting, dan sebagainya yang bisa melenakan dan menyita waktu yang seharusnya sudah dijadualkan untuk bekerja.
5. Yakin Bisa Hal ini penting untuk memotivasi diri bahwa apapun yang terbaik dapat dilakukan. Menjadi pekerja bertanggung jawab terhadap intitusi maupun keluarga, profesional dan berprestasi. Kalau ada kenyakinan niscaya bisa diwujudkan.
6. Jangan Mudah Menyerah Urusan di rumah ditangguhkan dulu dan kosentrasi dalam bekerja agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Kita tidak boleh menyerah dan kalah pada suatu masalah, nikmati sajalah. Jangan menyerah sebelum kalah.
Meskipun masih banyak lagi hal yang bisa memotivasi diri untuk menyemangati kerja sehabis liburan, kiranya hal di atas sebagai pondasi awal di rasa sudah cukup. Selamat mencoba semoga sukses menyertai kita. Amin...
Seorang anak negeri yang ingin berekspresi. Menambah wawasan, Bersosial, Berkolaborasi dengan harapan bisa meraih sukses gemilang bersama anak negeri. Pernah mnempa ilmu baik formal maupun informal. Niatan NGANGSU KAWERUH ini semoga benar-benar membawa berkah bagi semua. Amiin